The Last Moment Before…

posted in: Fiction Stories | 0

Sayangnya ketika moment itu terjadi, aku tidak berada di sana bersama teman-temanku yang lainnya. Ada suatu hal yang memaksa mereka berangkat tanpa aku.

Rencananya kami berkunjung di kota salah satu dari kami dan menghabiskan waktu beberapa hari di sana sambil membicarakan rencana ke depan. Membahas hal-hal yang harus disiapkan dan diperlukan untuk menghadapi pergantian pengurus himpunan mahasiswa di kampus kami. Bukan hal asing lagi bagi kami mengenai hal ini. Ini moment dimana kami bisa mulai belajar berorganisasi dengan lebih mendalam lagi, mengikuti semua proses dari awal hingga akhir nanti.

Kenyataannya, aku hanya tinggal di kampus, di sekretariat himpunan mahasiswa kampusku sambil menunggu teman-temanku kembali. Di hari minggu pagi, ketika aku sedang lelap tidur, sangat lelap hingga berkali-kali nada dering telepon di sekretariat himpunan mahasiswa kampusku tidak berhasil membangunkan aku. Akhirnya salah satu temanku yang sudah bangun dari pagi mengangkat telepon dan menerimanya. Kemudian dia segera membangunkanku dan dia katakan kepadaku bahwa salah satu temanku telah meninggal, aku terima telepon itu tapi masih dalam keraguan, karena aku masih baru saja terbangun dari tidur lelapku.

Aku bertanya-tanya tentang siapa temanku yang telah meninggal sambil aku dekatkan gagang telepon ke telingaku. Aku segera memastikan dengan bertanya kepada dia yang sedang menelepon, siapa, ada apa, dimana, kapan, kenapa dan bagaimana. Meskipun sudah kupastikan tapi aku masih ragu-ragu dengan kabar itu. Sambil didukung oleh keraguanku, aku terus berdoa semoga kedepannya nanti hal baik akan selalu terjadi dengan terjadinya hal ini, temanku telah meninggal dunia, salah satunya saja…

Beberapa foto yang diambil sehari sebelum Kristyan Triono Putro meninggalkan kami:

Semoga diterima di sisi-Nya dan yang ditinggalkan diberi ketabahan!!!

(Visited 46 times, 1 visits today)

Leave a Reply