Our Vehicle of Love Live and Label

posted in: Fiction Stories | 10

Awalnya kami hanya berpikiran ingin memiliki sebuah mobil untuk dipakai bepergian bersama anak-anak kami setelah menikah nanti. Meskipun kami sangat senang bepergian naik sepeda motor, kami tidak ingin naik sepeda motor jika bepergian bersama anak-anak kami, apalagi jika ditambah dengan membawa barang yang lumayan banyak. Menurut kami tidak aman dan tidak nyaman jika bepergian naik sepeda motor bersama anak-anak kami, lebih aman dan nyaman jika bepergian naik mobil bersama anak-anak kami. Insya Allah, tidak sedikit orang yang setuju dengan kami. #dukungKAMIyaaa!!!

Kami sepakat untuk membeli sebuah mobil yang layak untuk kami pakai bepergian bersama anak-anak kami. Tidak perlu mobil baru apalagi mobil mewah, mobil bekas yang keluaran lama juga tidak apa-apa, mobil yang agak tua umurnya, yang penting bisa memberikan keamanan dan kenyamanan selama kami bepergian bersama anak-anak kami. Sangat bersyukur kalau mobilnya bisa dimanfaatkan untuk usaha yang menghasilkan dan bisa sangat produktif. #membawaBERKAH dan #membawaREJEKI.

Sebelum menikah, kami ingin mulai mempersiapkannya karena pasti ada upaya yang diperlukan dan kesan tersendiri yang ditimbulkan untuk memiliki sebuah mobil yang agak tua umurnya. Pertama menentukan mobil apa dan keluaran tahun berapa. Lalu mulai mencari dan membeli mobilnya yang masih dalam kondisi bahan setengah jadi, yang tidak diperlukan restorasi total untuk membangunnya. Syukur-syukur kalau mobilnya sudah dalam kondisi jadi tapi masih terjangkau oleh uang di kantong kami. #BUDGETpas2anMINTAyangLEBIH maksudnya!!!

Kemudian menentukan dan melakukan perbaikan-perbaikan apa saja yang diperlukan, tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan kami dan selera kami karena nantinya ini akan menjadi sebuah kendaraan bagi keluarga kecil kami untuk bepergian sehingga layak kami sebut sebagai “Vehicle of Love, Live and Label“. Dan yang terakhir adalah mengenai perawatan mobilnya, suku cadangnya banyak tersedia di pasaran dan tidak memerlukan bengkel-bengkel khusus untuk mengerjakan perawatan mobilnya sehingga mobilnya ini selalu menyenangkan untuk dipakai bepergian kapan pun dan kemana pun.

Setelah mengumpulkan banyak informasi dan memikirkannya baik-baik, kami memilih sebuah mobil Chevrolet LUV Pick Up Long atau biasa disebut Chevy LUV PickUp Long keluaran antara tahun 1975 – 1981 dengan mesin Diesel. Menurut kami mobil ini merupakan mobil terbaik yang bisa memenuhi semua kriteria kami. Selain tidak terlalu tua umurnya, menurut kami design mobil ini benar-benar menunjukkan karakternya, sangat sesuai dengan kebutuhan dan selera kami. Karakter pertama yang nampak dari design mobil ini adalah bentuknya yang lumayan gagah perkasa. Lalu bentuk mobil ini juga masih memiliki kesan yang ramah, baik hati dan tidak sombong. Merupakan bentuk mobil yang harmonis, sangat cocok untuk dijadikan mobil keluarga kecil kami nantinya. Insya Allah setelah menikah, kami bisa menjadi kerluarga yang harmonis, yaitu keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Warahmah, #keluargaWASAMA.

Jika dibandingkan dengan bentuk Chevy LUV Pick Up keluaran tahun 1981 ke atas, kami lebih suka dengan bentuk yang keluaran tahun 1975 – 1981. Chevy LUV Pick Up keluaran tahun 1975 – 1981 memiliki bentuk yang masih sedikit klasik, terutama pada bagian depan mobilnya, yaitu bentuk moncongnya dan bentuk lampu depannya. Sedangkan Chevy LUV Pick Up yang keluaran tahun 1981 ke atas pada bagian depan mobilnya memiliki bentuk yang sudah kotak.

Mobil Chevy LUV Pick Up Long ini memiliki ukuran bak yang panjang atau long. Sebenarnya ada dua macam ukuran bak untuk mobil tipe ini, yaitu ukuran panjang (long) dan pendek (short). Kami memilih yang ukuran panjang (long) karena pasti bisa kami pakai untuk membawa barang banyak. Mesin yang digunakan untuk mobil tipe ini adalah mesin Isuzu yang sebenarnya juga ada dua macam, yaitu mesin Bensin dan mesin Diesel. Kami memilih yang mesin Diesel, selain kuat tenaganya dan hemat biaya bahan bakarnya, suara khas yang ditimbulkan oleh mesin Diesel-nya membuat mobil ini semakin tambah garang dan cadas.

Dari informasi yang kami dapat, banyak pemilik mobil Chevy LUV Pick Up dengan mesin Diesel memberikan testimoni bahwa mobil ini merupakan tipe mobil yang aman karena sangat kuat untuk dipakai membawa beban banyak dan berat. Banyak juga pemilik mobil Chevy LUV Pick Up dengan mesin Diesel memberikan testimoni bahwa mobil ini jika dibandingkan dengan mobil Pick Up lainnya, memang sangat nyaman dipakai meskipun sedang membawa barang banyak. Tidak diragukan lagi, aman dan nyaman, kuat tapi hemat merupakan karakter mobil Chevy LUV Pick Up Long dengan mesin Diesel pilihan kami. Insya Allah mobil ini bisa banyak membantu usaha dagang kami, #jualSKATEBOARD dan #jasaIMPORT.

Memasuki tahun 2015 kami sudah mulai mencari mobil Chevy LUV Pick Up Long dengan mesin diesel keluaran antara tahun 1975 – 1981. Mencari mobil bekas yang agak tua umurnya merupakan pencarian yang susah-susah gampang menurut kami. Apalagi jika pencarian itu harus memenuhi kriteria-kriteria yang sudah kami tentukan. Oleh sebab itu kami mencari mobil ini dengan santai tapi serius dan penuh dengan niat. Kami memulai pencarian di iklan-iklan jual beli  mobil yang ada di Internet. Kami menemukan cukup banyak iklan di Internet yang dipasang oleh penjual mobil Chevy LUV Pick Up Long dengan mesin Diesel. Iklan-iklan tersebut kami seleksi satu per satu. Pertama, kami menghubungi penjual langsung melalui kontak telepon yang dicantumkan. Kedua, kami selalu minta kepada penjual untuk mendiskripsikan kondisi mobil yang diiklankan. Ketiga, kami juga selalu minta kepada penjual untuk mengirimkan foto kepada kami sesuai dengan apa yang didiskripsikan. Keempat, jika diskripsi dan foto mobilnya memenuhi kriteria mobil yang kami cari, kami membuat janji dengan penjual untuk melihat mobilnya secara langsung, tujuannya untuk memastikan mobilnya benar-benar memenuhi kriteria mobil yang kami cari. Kelima, ketika kami melihat langsung mobilnya, kami periksa semua kondisi mobil, mulai dari mesinnya, sasis atau rangkanya, body mobilnya, interiornya hingga surat-suratnya.

Lebih detilnya kami pastikan kondisi mesin mobil dalam kondisi kering tidak ada bekas (rembesan) oli mesin ketika engine on maupun engine off. Menurut kami kalau kondisi mesin kering dan ketika engine on suaranya wajar berarti mesin mobil tersebut selalu dirawat dengan baik. Sasis atau rangkanya kami pastikan benar-benar masih bagus kondisinya. Rangkanya tidak keropos atau bengkok (tidak wajar bentuknya). Kami khawatir kalau bengkok, bisa jadi mobilnya pernah menabrak dulunya. Kemudian kami pastikan bodynya masih bagus. Ini soal kulit, jadi biar tidak memalukan, body mobil harus pasti bagus, kudu mesti apik, apik iku lek gawe awak dewe gak mulus gak opo-opo, sing penting gak tebel akeh dempulan’e, lek akeh dempulan’e isok-isok wes akeh sing rusak utowo keropos, eheheheh!!! Kami tidak terlalu persoalkan kondisi interiornya, yang penting ketika melihat langsung, kondisinya sesuai diskripsi penjual pada waktu ditelepon. Untuk surat-surat mobilnya kami pastikan harus sesuai dengan mobilnya, yaitu nomer rangkanya dan nomer mesinnya. Lalu STNK, pajaknya, KIR, dll. dalam kondisi mati atau masih hidup, tidak jadi masalah bagi kami, yang penting semua masih bisa kami urus dan kami hidupkan lagi. Kami ini warga yang tertib hukum, jadi kami harus melengkapi semua surat-surat kendaraan bermotor kami. #INDONESIAnegaraHUKUM warganya harus #tertibHUKUM!!!

Kami sangat selektif dan itu wajar saja menurut kami kalau sangat selektif dalam mencari mobil yang akan kami beli. Budget kami pas-pasan, jadi kami mencari mobil bekas yang agak tua umurnya dengan kondisi sudah setengah jadi sehingga kami tidak terlalu banyak melakukan perbaikan apalagi sampai melakukan restorasi total. Selain itu kami juga mempertimbangkan soal ketersediaan suku cadang mobilnya serta bengkel untuk perawatan mobilnya nanti setelah kami miliki. Kami sangat bersyukur, karena dengan santai, serius dan niat yang tulus, di bulan Mei 2015 akhirnya pencarian kami membuahkan hasil. Kami menemukan iklan sebuah mobil Chevy LUV Pick Up Long dengan mesin Diesel keluaran tahun 1978. Berdasarkan diskripsi yang kami dapatkan ketika menghubungi penjualnya melalui telepon, mobil tersebut sangat memenuhi kriteria kami.

Pertengahan bulan Mei 2015 kami merencanakan untuk pergi melihat mobil Chevy LUV Pick Up Long dengan mesin Diesel keluaran tahun 1978. Kami sangat berharap ketika melihat langsung, kondisi mobilnya benar-benar sesuai diskripsi dan benar-benar sesuai dengan kriteria kami. Lokasi mobilnya ada di Gianyar, Bali, cukup memakan biaya untuk melihatnya ke sana. Tapi kesempatan ini kami manfaatkan juga untuk berlibur ke Bali, warming up for our Honey Moon, karena sebulan sebelumnya kami baru saja menikah dan bulan berikutnya kami berencana untuk pergi Honey Moon yang sebenarnya. Istilahnya #LoveLiveLabelHoneyMoon.

Kebetulan kami memiliki seorang teman yang tinggal di Ubud, Gianyar, Bali, kami memanggilnya Mr. RocketBoy. Untuk memastikan segala sesuatunya, sebelum berangkat ke Gianyar, kami meminta tolong Mr. RocketBoy untuk menemui dan berkenalan langsung dengan penjual yang juga sebagai tangan pertama pemilik mobil tersebut. Setelah semua dipastikan oleh teman kami, tanggal 19 Mei 2015 kami berangkat ke Gianyar menggunakan jasa agen travel. Di Gianyar kami diantar oleh Mr. RocketBoy untuk melihat mobilnya. Sebelum memastikan secara langsung kondisi mobilnya, kami berkenalan dengan pemilik mobilnya, yaitu Mr. Moyo. Kemudian Mr. Moyo menceritakan riwayat panjang tentang mobilnya, mulai dari awal beli pada tahun 1978 hingga kondisi yang sekarang pada tahun 2015. Setelah memastikan secara langsung kondisi mobilnya, kami tidak langsung melakukan penawaran harga. Selama tiga hari di Gianyar, sambil kami liburan, kami melakukan tawar-menawar harga dengan Mr. Moyo. Penawaran harga terakhir kami sampaikan langsung sekaligus kami berpamitan dengan Mr. Moyo ketika kami akan kembali ke Surabaya.

Selama perjalanan kembali ke Surabaya, kami berdoa agar Mr. Moyo mau menjual mobilnya kepada kami dengan harga yang sudah kami tawarkan. Tidak lama setelah tiba di Surabaya, doa kami dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa, Penguasa alam semesta ini. Kami langsung meminta Mr. Moyo memberikan kami waktu beberapa hari hingga kami selesai menyiapkan uang untuk membeli mobilnya dan melakukan pembayaran kepada Mr. Moyo.

Uang kami berupa deposito di bank, tapi pihak bank tidak memperbolehkan kami untuk langsung mencairkan deposito kami sewaktu-waktu dalam jumlah sebesar harga mobil yang kami beli. Prosesnya memakan waktu beberapa hari, pertama kami harus datang ke bank untuk memberitahukan perihal pencairan deposito uang kami sejumlah yang tidak tersebut di atas, lalu pihak bank akan memproses pencairan deposito uang kami hingga tersedia di rekening bank yang kami kehendaki, yang terakhir pihak bank akan menghubungi kami setelah deposito uang kami sudah cair dan bisa langsung kami pergunakan untuk membayar mobil Chevy LUV Pick Up Long keluaran tahun 1978 dengan mesin Diesel.

Setelah Menyelesaikan proses pembayarannya, mobil Chevy LUV Pick Up Long keluaran tahun 1978 dengan mesin Diesel tersebut sudah menjadi mobil kami. Kami meminta tolong Mr. RocketBoy untuk segera mengurus surat-surat mobil kami. Lalu pada tanggal 3 Juni 2015 dengan ditemani oleh salah satu teman kami, namanya Mr. Van Diesel, kami berangkat ke Gianyar dari Surabaya untuk mengambil mobil kami.

Pada tanggal 5 Juni 2015, mobil kami dikendarai oleh Mr. Van Diesel dari Gianyar, Bali menuju ke Surabaya, Jawa Timur. Ini merupakan kesempatan pertama bagi kami untuk mengetahui performa dari mobil kami. Kebetulan Mr. RocketBoy memiliki cukup banyak lukisan yang harus dibawa ke Surabaya. Jadi mobil kami langsung mendapatkan muatan barang ketika dikendarai oleh Mr. Van Diesel dari Gianyar, Bali menuju ke Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Mr. Van Diesel, selama diperjalanan, performa mobil kami cukup istimewa meskipun mobil kami ini mobil yang agak tua dan jarang dipakai bepergian jauh. Mr. Van Diesel juga menambahkan, hal pertama yang perlu diperbaiki adalah bagian kaki-kaki mobil ini karena sudah cukup lama mobil ini tidak dipakai bepergian sehingga banyak bagian dari suspensi mobil yang sudah tidak berfungsi baik atau sudah waktunya ganti dan perlu diatur ulang.

Some photo when we taking our Vehicle of Love Live and Lable from Gianyar, Bali to Surabaya, East Java:

Sebuah video pendek untuk Komunitas Chevrolet LUV Indonesia atau disingkat KCLI, tempat berbagi berbagai informasi tentang mobil Chevrolet LUV di Indonesia.

 

Tanggal 6 Juni 2015, mobil kami akhirnya tiba di Surabaya dengan gagah perkasa tapi tetap ramah, baik hati dan tidak sombong meskipun telah berhasil menempuh perjalan yang lumayan jauh dengan berbagai tantangan-tantangannya. Alhamdulillah, mobil ini cukup memuaskan bagi kami sebagai pemilik barunya. Insya Allah mobil Chevy LUV Pick Up Long keluaran tahun 1978 dengan mesin Diesel ini sama persis dengan karakter kami yang lumayan gagah perkasa karena senang melakukan petualangan bepergian mendatangi tempat-tempat baru agar bisa bertemu dengan berbagai hal baru dan orang baru. Mudah-mudahan selama kami bepergian menggunakan mobil Chevy LUV Pick Up Long keluaran tahun 1978 dengan mesin Diesel ini bisa menjadikan kami selalu ramah kepada semua orang yang kami jumpai, juga menjadikan kami selalu baik hati dengan sering berbagi pengalaman dan kisah perjalanan kami melalui website ini yang mudah-mudahan bermanfaat, lalu juga bisa menjadikan kami tidak sombong dan selalu rendah diri karena semua yang kami bagi melalui website ini masih banyak kekurangannya, kami selalu butuh kritik dan saran.

Wabillahitaufik walhidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarahkatuh!!!

(Visited 1,003 times, 1 visits today)

10 Responses

  1. […] ada tanda-tanda akan turun hujan. Segera kami memberi kabar kepada teman-teman LUVer [julukan untuk pemilik mobil Chevrolet LUV] yang berada di Solo atau Surakarta untuk menjumpai kami di depan Universitas Sebelas Maret […]

  2. Teringat masa kecil kepasar naik ini mobil

    • Mamak Kurniawan

      Yuk kita lestarikan keberadaan nie mobil, Chevrolet LUV. Biar bsa terus bernostalgia dengan masa kecil yang menyenangkan.

  3. […] pasangan suami istri. Kami ke pulau Bali tepatnya ke kota Gianyar untuk melihat langsung kondisi “Our Vehicle of Love Live and Lable“. Kami juga manfaatkan moment ini untuk berlibur di daerah Ubud, Gianyar, second warming up for […]

  4. The legend chevy luv,,tmbh lagi artikelnya bro,,salam

    • Mamak Kurniawan

      Makasih mas utk commentnya! Ini pelan2 lg nulis2 lg tentang LUV, mudah2an bermanfaat! Salam!

  5. wow..keren mobilnya..well restored..salam sesama owner chevy luv dari jakarta..cheers

    • Mamak Kurniawan

      Terima Kasih mas Diaz!
      Salam kenal dari Surabaya mas! Mudah2an Chevy LUV semakin terlestarikan dan tidak sampai punah dimakan jaman!

  6. […] suami istri. Kami ke pulau Bali tepatnya ke kota Gianyar untuk melihat langsung kondisi “Our Vehicle of Love Live and Lable“. Kami juga manfaatkan moment ini untuk berlibur di daerah Ubud, Gianyar, warming up for our […]

  7. […] baik secara “Remotely” selama liburan nanti. Lalu ada beberapa urusan berkaitan dengan “Vehicle of Love Live and Lable” kami yang harus segera diselesaikan sebelum pergi liburan. Bahkan masih ada beberapa proyek […]

Leave a Reply