Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 6

posted in: Fiction Stories | 7

PAHAMK’s Love Live and Label Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 6

Tanggal 9 Juli 2015 (1 day extend):

Aktualnya pukul 7.30 pagi (GMT+7) kami bangun tidur dan segera begegas bersiap-siap untuk pergi ke dermaga di Sunrise beach. Kami harus sudah stand by di dermaga pukul 9 pagi (GMT +7) karena kapal yang akan mengantar kami ke dermaga Pak Bara berangkat pukul 9.30 pagi (GMT +7). Pukul 8 lebih (GMT +7) kami sudah check out dari Family Song bungalow. Kami berjalan kaki membawa backpack dan drybag kami menuju ke Sunrise beach. Ketika kami baru memasuki Walking Street kami berjumpa lagi dengan Mr. Poon dengan Taksi Motor-nya. Dia menawarkan mengantar kami ke Sunrise beach dengan gratis dan mengajak kami singgah ke beberapa tempat, puncaknya adalah sebuah makam leluhur warga lokal pulau Lipe, yaitu makam Cik Gili yang berasal dari Indonesia, tepatnya Banda Aceh. Sebuah bukti bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut yang sudah mengarungi lautan dari pulau Sumatera sampai ke pulau Lipe lalu tinggal dan menetap di pulau Lipe. Kami berdoa sebentar di makam Cik Gili sebelum kami jalan kaki lagi bergegas ke Sunrise beach untuk naik perahu ekor panjang yang mengantarkan kami ke dermaga yang mengapung di atas laut yang berada agak jauh dari Sunrise beach.

Aktualnya tepat pukul 9.30 pagi (GMT +7) kami sudah berada di atas Speed Boat yang mengantarkan kami dari dermaga di pulau Lipe menuju ke dermaga Pak Bara. Kami berdoa semoga perjalanan kami lancar, tidak terkendala angin dan ombak laut yang besar dan sangat unpredictable, yang membuat jantung kami berdetak dag dig dug duer!!! Selama di dalam Speed Boat kami duduk terpisah, tapi hal itu tidak membuat kami goyah menikmati perjalanan menuju ke dermaga Pak Bara sambil ditemani angin dan ombak laut yang besar, yang menghempas bertubi-tubi. Kami tetap tegar karena nenek moyang bangsa kami adalah seorang pelaut, yang gemar mengarungi luas samudra, yang tiada takut menerjang ombak dan sudah biasa menghadapi badai. Kami ini adalah sepasang pemuda-pemudi yang sekarang berani bangkit untuk menghadapi deburan ombak di pantai (maksudnya #tidakBERANIdiTENGAHLAUT, tapi #BERANIdiPINGGIRsaja) dan berani bangkit untuk mengembangkan layar ketika angin bertiup (maksudnya #bermainLAYANG2diPANTAI) karena kami tidak sendirian, ada ratusan juta bahkan lebih yang beramai-ramai pergi ke laut. #hahahahaOmongSeng!!!

Aktualnya setelah 1 jam 15 menit menyebrangi lautan dari pulau Lipe, kami tiba di dermaga Pak Bara dengan perasaan lega. Kami bergegas menuju ke kantor agen travel yang akan mengantarkan kami ke pulau Penang untuk melakukan konfirmasi ulang keberangkatan kami. Kantor agen travel ini berada tidak jauh dari dermaga Pak Bara. Cukup dengan berjalan kaki tidak lebih dari 2 menit saja. Setelah dipastikan oleh agen travel, kami berangkat ke pulau Penang pada pukul 11.30 siang (GMT +7). Memanfaatkan waktu yang ada sambil menunggu keberangkatan kami ke pulau Penang, kami pergi makan di sebuah kedai muslim yang berada di sebelah dermaga Pak Bara.

Aktualnya kami berangkat ke pulau Penang dari dermaga Pak Bara naik mobil Mini Van dan berhenti untuk ganti mobil sebanyak dua kali di Hat Yai dan di Sadao Check Point, perbatasan negara Thailand – Malaysia. Kami tiba di kota Hat Yai sekitar pukul 2 siang (GMT +7) dan perjalanan kami ke pulau Penang dilanjutkan lagi pada pukul 3.30 sore (GMT +7). Hal ini membuat kami memiliki waktu 1 jam lebih untuk pergi berbelanja di pasar Santisuk di Hat Yai. Kebetulan lokasi pasar Santisuk hanya beberapa blok dari kantor agen travel tempat kami berhenti. Kami berbelanja souvenir dan makanan kering khas Thailand untuk dijadikan oleh-oleh bagi saudara dan teman kami di Indonesia.

Aktualnya pukul 3.30 tepat (GMT +7) mobil Mini Van datang menjemput kami di kantor agen travel di Hat Yai dan membawa kami melanjutkan perjalanan menuju pulau Penang, Malaysia. Kami tiba di perbatasan negara Sadao Check Point sekitar pukul 6 sore (GMT +7). Di sini kami berganti mobil Mini Van lagi. Setelah mendapatkan stempel Imigrasi dari kedua negara, kami melanjutkan perjalanan lagi langsung menuju pulau Penang, Malaysia.

Aktualnya pukul 9.30 malam (GMT +8) kami tiba di jalan Perak, Jelutong, pulau Penang. Kami minta untuk diturunkan di kedai nasi Kandar Nasmir karena kami ingin makan malam dulu di kedai ini. Setelah makan malam kami jalan kaki menuju rumah Ibu. Sekitar pukul 12 malam (GMT +8) kami tiba di rumah Ibu dan dengan demikian selesai sudah perjalanan kami dari Thailand.

Aktualnya kami menghabiskan 2580 Bath, rinciannya adalah 550 Bath untuk bayar penginapan, 20 Bath untuk beli pisang goreng, 100 Bath untuk bayar tiket perahu ekor panjang, 70 Bath untuk beli rokok, 100 Bath untuk beli makan siang, 20 Bath untuk beli kopi susu, 550 Bath untuk belanja souvenir, 1100 Bath untuk belanja makanan kering, 20 Bath untuk biaya stempel Imigrasi dan 50 Bath untuk beli makan malam di Nasmis.

Barang yang kami perlukan dan selalu kami bawa selama 6 hari perjalanan ini adalah, 2 passport (Am dan Mamak), 1 backpack, 1 shoulder bag, 6 tshirt (Am dan Mamak), 1 baju (Am), 2 celana panjang (Am dan Mamak), 2 celana pendek (Am dan Mamak), 1 jacket RVCA (Am), 2 sandal (Am dan Mamak), 1 sepatu (Mamak), 1 bikini (Am), 1 celana surfing (Mamak), 1 snorkel, 4 power bank (Am dan Mamak), 2 kabel iPhone (Am dan Mamak), 2 iPhone (Am dan Mamak), 1 monopod, 2 waterproof phone bag (Am dan Mamak), 1 tempat makanan, 2 tempat air minum, 1 hand body (Am), 1 cream malam (Am), 1 cream siang (Am), 1 sun block (Am), 1 handuk, peralatan mandi dan semangat serta mental yang kuat.

Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 1

Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 2

Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 3

Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 4

Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 5

Bagian Keenam: Merayakan Idul Fitri Bersama Ibu

(Visited 121 times, 1 visits today)

7 Responses

  1. […] PAHAMK’s Love Live and Label Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 1. PAHAMK’s Love Live and Label Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 2. PAHAMK’s Love Live and Label Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 3. PAHAMK’s Love Live and Label Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 4. PAHAMK’s Love Live and Label Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 5. PAHAMK’s Love Live and Label Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 6. […]

  2. […] Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 6 […]

  3. […] Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 6 […]

  4. […] Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 6 […]

  5. […] Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 6 […]

  6. […] PAHAMK’s Love Live and Lable Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 1. PAHAMK’s Love Live and Lable Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 2. PAHAMK’s Love Live and Lable Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 3. PAHAMK’s Love Live and Lable Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 4. PAHAMK’s Love Live and Lable Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 5. PAHAMK’s Love Live and Lable Honey Moon (Bagian Kelima): Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 6. […]

  7. […] Bagian Kelima: Island Hopping in Southern Thailand (an Itinerary) – Day 6 […]

Leave a Reply